Kamis, 22 November 2012

Jurnal Harian 1: Lagi-lagi Soal Keunikan


Sudah dua hari ini saya menjalani pelatihan untuk menjadi seorang amil profesional. Yah, mungkin bagi sebagian orang, kata itu sangat terkesan asing di telinga, apalagi untuk sebuah profesi.

Jadi, apa itu amil?

Mudahnya, amil adalah seseorang yg bertugas mengelola dan mendistribusikan dana zakat maupun infaq shadaqoh. Kalau mengutip perkataan salah satu pemateri, Bapak Fatchuri, amil itu pekerjaan yang luar biasa. SK-nya langsung diturunkan oleh Allah melalui qur'an, job desc-nya dijelaskan oleh Rasulullah melalui hadits, dan SOP-nya dirancang oleh para ulama melalui ijtihad. Bukan main-main, ganjarannya syurga di akhirat kelak. :)

Jujur saja, sebelumnya tidak ada bayangan saya untuk menekuni profesi ini saat masih duduk di bangku kuliah, apalagi ketika  masih berseragam putih abu-abu. Intinya, saya hanya ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui kerja-kerja nyata, apapun bentuknya. Titik.

Tapi kelihatannya Allah memberikan saya petunjuk untuk mengabdi melalui jalan yang tidak pernah diduga oleh saya sebelum ini. :)

---

Ada hal-hal menarik yang bisa saya dapatkan dari materi hari kedua kemarin. Lagi-lagi soal keunikan manusia.

Pada suatu sesi, salah seorang pemateri mengatakan kurang lebih begini:

"Selalu ada jalan bagi seseorang untuk beramal di sini, asalkan ada niat. 

Seorang fotografer dapat menyumbangkan keahliannya dengan mengabadikan momen-momen berharga dan menyebarkannya melalui media. 

Seorang trainer dapat memberikan ilmu yg dimilikinya untuk mengembangkan potensi orang-orang di sekitarnya.

Seorang simpul massa dapat mengajak lingkar-lingkar massanya untuk mau berkontribusi dalam berbagai macam hal.

Seseorang yang memiliki waktu luang dapat mendedikasikan wakunya untuk hal-hal yang memberikan kebermanfaatan luas."

Begitu juga dg seorang penulis, juru masak, guru, ahli fisika, dan sebagainya. Semuanya dg keunikan potensi yg dimiliki oleh masing-masing individu. Ingat, intinya asalkan ada niat. :)

---

Rasanya kurang lengkap tanpa menutup tulisan ini dg salah satu kutipan favorit saya.

"Sakura adalah sakura, azalea adalah azalea. Mereka semua tampak cantik karena berbeda. Manusia sama seperti bunga, tak perlu tampak sama. Setiap orang harus berusaha untuk mekar dan menampakkan keindahan sendiri-sendiri."
(Yamazaki Tanpopo - Imadoki)

Wallahu'alam bishshawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar