Selasa, 17 Januari 2012

Berlebihan Tapi Nyata

Pernah baca Album Donal Bebek (ADB)? Yap, majalah yang cukup hype untuk segala usia di era 90 sampai 2000-an awal. Majalah tersebut merupakan salah satu bacaan favorit saya ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Berbeda dengan komik-komik lainnya, saya tidak perlu menunggu lama untuk bisa membaca edisi berikutnya karena ADB terbit setiap minggu sekali.

ini contoh gambar sampul salah satu edisinya

Pada postingan kali ini, saya tidak ingin membahas lebih jauh apa itu ADB, bagaimana tokoh-tokoh di dalamnya, ataupun cerita apa yang seringkali muncul. Saya ingin sedikit share mengenai beberapa kejanggalan yang saya temukan dalam cerita-cerita Donal Bebek, baik dalam komik maupun film kartunnya. Ok, ini memang ngga penting. Tapi setidaknya beberapa kali kejanggalan-kejanggalan ini cukup mengganggu pikiran saya. Bagi para penggemar Donal Bebek, mestinya sudah bisa tahu dan merasakan hal yang sama.

Inilah beberapa kejanggalan yang saya temukan dalam ceritanya:

1. Kalau kita perhatikan, Donal tidak pernah menggunakan celana. Pakaian sehari-hari yang biasa dia gunakan adalah pakaian kelasi yang hanya merupakan atasan (baju). Logikanya, bagian bawah tubuhnya merupakan hal yang sah-sah saja jika dilihat orang lain. Benar begitu bukan? Nah, tapi entah kenapa dalam adegan-adegan yang memperlihatkan Donal tanpa pakaian sama sekali (telanjang), Donal menutupi bagian bawah tubuhnya seakan-akan malu jika dilihat orang lain. Aneh kan? :)

Donal tanpa busana, kenapa mesti malu? :p

2. Kwik Kwek Kwak merupakan tiga keponakan Donal yang merupakan anak kembar. Masing-masing berwajah sama, dua hal yang membedakan mereka bertiga adalah nama dan warna pakaian serta topi yang dipakai. Saya pribadi sebenarnya tidak pernah tau siapa di antara mereka (Kwik, Kwek, dan Kwak) masing-masing yang memakai warna merah, biru, ataupun hijau.

tiga keponakan Donal

Nah, bagi teman-teman yang cukup teliti dalam membaca ADB, pasti pernah melihat keanehan ini. Dalam satu cerita yang cukup panjang (lebih dari dua halaman), jarang sekali terlihat konsistensi dalam nama-nama dan warna yang mereka pakai. Misalnya, dalam kotak pertama, si Kwik adalah bebek yang berpakaian warna hijau. Namun ternyata dalam kotak-kotak berikutnya, bebek yang berpakaian warna merah-lah yang dipanggil Kwik. Aneh kan? :)

3. Pluto, binatang peliharaan Miki, adalah seekor anjing. Lubas, binatang peliharaan Donal, adalah seekor anjing. Gufi, teman dari Miki, juga adalah seekor anjing. Entah kenapa ada satu yang bisa bicara dan bertingkah laku seperti manusia, namun yang lainnya tidak. Aneh kan? :)

Pluto

Lubas

Gufi

4. Gober, bebek terkaya di dunia, dipanggil 'paman' oleh Donal. Namun, Kwik, Kwek, dan Kwak yang merupakan keponakan Donal juga memanggil Gober dengan sebutan 'paman'. Aneh kan? :)

Paman Gober


Sekian saja beberapa keanehan yang saya temukan dalam Donal Bebek dan ingin saya ceritakan dalam postingan ini. Memang terkesan berlebihan dalam berpikir, tapi ini nyata ditemukan dalam ceritanya. Ada yang menemukan keanehan lain? Saya yakin pasti masih ada yang lainnya. Hehe.

Selamat menikmati, just for fun! :-D

5 komentar:

  1. Assalamualaikum kak athaa :D
    seru banget kak baca postingan yang satu ini! Mengungkap sisi lain dari donal bebek dan keluarga, hehe. Kak atha pasti suka banget baca ADB ya waktu dlu sampe tau kejanggalan2 itu? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam Tuti. :)
      Haha, iya nih. waktu kecil ngga pernah lewat gua setiap minggunya. Salah satu bacaan favorit gua sepanjang masa. Tapi sayang, semakin ke sini edisi-edisinya ngga semenarik dulu ceritanya. Hehe.

      Hapus
  2. ka atha kenapa merhatiin banget ginian? ahahahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gua juga bingung yas. Dari dulu kerjaan gua merhatiin hal-hal yang ngga penting kayanya, kebiasaan. Haha.

      Hapus
  3. kak atha, klo soal no 4 jawabannya ada di link ini http://duckman.pettho.com/tree/l_us.jpg

    BalasHapus