Sabtu, 21 Januari 2012

Tanpa Tujuan

Tulisan ini saya buat ketika badan masih bau asap kendaraan dan sedikit basah karena baru saja mengendarai motor di tengah rintik-rintik hujan yang membasahi kota Bekasi.

Fiuh! Perjalanan ke Bekasi Square sebenarnya bukan perjalanan yang panjang. Apalagi setelah saya tahu kalau letaknya tidak jauh dari Mega Bekasi (yang awalnya gua kira Bekasi Square). Tapi entah kenapa perjalanan saya seorang diri kali ini cukup terasa melelahkan. Mungkin alasannya karena motif saya untuk pergi ke sana tidak terpenuhi.

Pada awalnya, saya berniat mengunjungi salah satu mall di Bekasi itu sebenarnya dengan tujuan untuk mendatangi tempat servis hp resmi Sony Ericsson (yang saya pikir ada di sana). Nah, ternyata ada kesalahan informasi yang saya dapat dan baru mengetahui hal itu sesampainya di sana. Apakah kesalahan informasi tersebut? Yak! Ternyata tempat yang saya cari tidak ada di Bekasi Square! Ah iya, fyi, hp SE yang baru saya beli kurang lebih 6 bulan yang lalu entah kenapa tidak dapat berfungsi.

Dengan kekecewaan yang mendalam, lebay sih, saya memutuskan untuk berkeliling mall saja sebelum akhirnya pulang ke rumah. Toh, ternyata saya tidak dapat cepat keluar dari sana karena ternyata hujan sudah turun dengan sangat deras. Kecuali kalau mau basah kuyup sampai di rumah, yah tidak mungkin kan?

Selama berkeliling, saya memutuskan untuk membeli sesuatu. Rasanya sia-sia saja sudah menghabiskan bensin sampai ke sini dan pulang tidak membawa apa-apa. Dari sana muncullah berbagai ide menarik, mulai dari gunting rambut di suatu salon, membeli converse yang ternyata lagi sale di sana, makan di solaria sendirian, sampai membeli sebuah buku.

Pada akhirnya, saya memutuskan untuk membeli sebuah buku. Dalam hati, yah lumayan untuk nambah bacaan saat libur gini. Keputusan itu saya buat ketika melihat ada sebuah toko (yang kalau ngga salah) bernama 'gudang buku'. Di toko itu, banyak buku-buku lama dan baru dijual dengan harga murah. Walau koleksinya tidak terlalu lengkap dan hanya sedikit, dari biografi tokoh, buku filsafat, novel, majalah, sampai komik ada di sana.

Setelah melihat-lihat susunan buku yang berjejal-jejal selama kurang lebih 15-20 menit, akhirnya saya memutuskan mau membeli buku apa. JENG JENG JENG! Yak, ini dia:

Parikesit
Dentang-dentang Kematian Kerajaan Hastinapura


Buku yang saya beli seharga 25 ribu itu menceritakan tentang kisah Parikesit, cucu dari Arjuna, keturunan Pandawa. Selebihnya ... ya perlu saya baca dulu!

Pokoknya, dari pengalaman hari ini saya mendapatkan pelajaran. Apa itu? Betapa hidup tidak dapat kita duga, apalagi kalau tidak punya tujuan. Walau awalnya berniat servis hp, entah kenapa malah pulang ke rumah dengan membawa buku. Ya, bukan tidak mungkin kejadian semacam ini juga terjadi dalam aspek-aspek kehidupan kita yang lainnya.

Sekian saja postingan saya sore ini yang cukup random dan sangat tidak jelas. Yah, setidaknya saya menulis. Hehe.
Semoga sisa hari kalian menyenangkan! :)

1 komentar: