Selasa, 04 September 2012

(Dikira) Perempuan

Perawakan yang tidak tinggi (namun tidak terlalu pendek), berat badan di bawah ideal, kulit cukup putih, dan rambut lurus yang saya miliki sebagai seorang laki-laki ini seringkali membuat sebagian orang bingung dengan jenis kelamin saya (dalam perjumpaan pertama). Bahkan ada orang-orang tertentu yang mengatakan bahwa saya cantik. Kadang saya bingung, entah perlu bersyukur atau tidak dengan kondisi seperti ini. Hakhak.

1. Kejadiannya saat penerimaan raport kelas X (1 SMA). Saya masih ingat betul. Saat itu, saya sedang duduk di depan kelas menjaga presensi untuk orangtua murid yang datang dan akan masuk ke dalam kelas. Tiba-tiba seorang teman menghampiri, katanya, "Tha, masa nyokap gua bingung pas ngeliat lu daritadi! Dia mikir ini orang cewe atau cowo.". Padahal waktu itu rambut saya bisa dibilang tidak panjang, mengingat peraturan SMA yang masih cukup ketat. Ya, ini yang pertama. Setidaknya dalam ingatan saya.

2. "Oh, laki toh! Saya pikir gadis", kata seorang nenek penjual minuman setelah (nampaknya) mengamati saya dengan seksama. Begitu mendengar ucapan nenek tersebut, langsung saja teman-teman saya melepaskan tawanya. Memang, kali ini rambut saya cukup panjang jika dibandingkan dengan laki-laki pada umumnya. Ini terjadi saat saya sudah di kuliah.

3. Kemarin. Ketika mengunjungi rumah seorang teman, saya dikenalkan dengan ibunya. Awalnya, beliau hanya tersenyum dan diam. Selang beberapa lama, ibunya menepok saya sambil berkata, "Ini laki-laki ya? Kirain perempuan tadi pas lihat. Habis kecil sih". Yah, kurang lebih begitu kata-kata yang keluar dari mulutnya. Saya hanya tersenyum. Ini bukan yang pertama, sebelumnya sudah ada ibu dari teman kuliah saya yang juga bingung ketika saya sedang main ke rumahnya.

Risih? Kesal? Hmm, kelihatannya sudah terhabituasi. Satu harap saya, semoga pasangan saya kelak tidak merasa minder dengan kondisi yang sering dikira perempuan seperti ini. :)

4 komentar:

  1. "Satu harap saya, semoga pasangan saya kelak tidak merasa minder dengan kondisi saya yang sering dikira perempuan seperti ini. :)" -> semoga istri lu ga kalah cantik gitu tha maksudnya? hehe

    gw juga dulu pernah salah nyangka pas PSAF hari kedua. lu lari ke depan mau mimpin yel2, pake bando, gw kira cewek. lagian gw ga nengok juga. pas lu ngomong baru gw nengok, "oh laki tho ini" hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal cantik relatif ka. Yang penting dianya aja ngga minder. Gua mah santai anaknya. Haha.

      Iya nih, itu cuman sebagian aja. Emang masih ada sekian kejadian lagi dimana orang bingung ngira gua cewe atau cowo. Karena udah keseringan, jadi makin santai.

      Hapus
  2. hahaha.. dari awal ga berasa lo cewe. tapi emang lo cantik sih, tha. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang ngga semua orang sih, tapi ada yg begitu, bingung. Nasib.

      Hapus